Laman

Saturday, March 29, 2014

persamaan keadaan van der waals

Persamaan keadaan van der Waals
Gas yang mengikuti hukum Boyle dan hukum Charles, yakni hukum gas ideal (persamaan (6.5)), disebut gas ideal. Namun, didapatkan, bahwa gas yang kita jumpai, yakni gas nyata, tidak secara ketat mengikuti hukum gas ideal. Semakin rendah tekanan gas pada temperatur tetap, semakin kecil deviasinya dari perilaku ideal. Semakin tinggi tekanan gas, atau dengan kata lain, semakin kecil jarak intermolekulnya, semakin besar deviasinya.
Paling tidak ada dua alasan yang menjelaskan hal ini. Peratama, definisi temperatur absolut didasarkan asumsi bahwa volume gas real sangat kecil sehingga bisa diabaikan. Molekul gas pasti memiliki volume nyata walaupun mungkin sangat kecil. Selain itu, ketika jarak antarmolekul semakin kecil, beberapa jenis interaksi antarmolekul akan muncul.
Fisikawan Belanda Johannes Diderik van der Waals (1837-1923) mengusulkan persamaan keadaan gas nyata, yang dinyatakan sebagai persamaan keadaan van der Waals atau persamaan van der Waals. Ia memodifikasi persamaan gas ideal (persamaaan 6.5) dengan cara sebagai berikut: dengan menambahkan koreksi pada P untuk mengkompensasi interaksi antarmolekul; mengurango dari suku V yang menjelaskan volume real molekul gas. 
Sehingga didapat:
[P + (n2a/V2)] (V – nb) = nRT (6.12)

a dan b adalah nilai yang ditentukan secara eksperimen untuk setiap gas dan disebut dengan tetapan van der Waals. Semakin kecil nilai a dan b menunjukkan bahwa perilaku gas semakin mendekati perilaku gas ideal. Besarnya nilai tetapan ini juga berhbungan denagn kemudahan gas tersebut dicairkan.
Suatu sampel 10,0 mol karbon dioksida dimasukkan dalam wadah 20 dm3 dan diuapkan pada temperatur 47 °C. Hitung tekanan karbon dioksida (a) sebagai gas ideal dan (b) sebagai gas nyata. Nilai hasil percobaan adalah 82 atm. Bandingkan dengan nilai yang Anda dapat.
Jawab: Tekanan menurut anggapan gas ideal dan gas nyata adalah sbb:

P = nRT/V = [10,0 (mol) 0,082(dm3 atm mol-1 K-1) 320(K)]/(2,0 dm3) = 131 atm.

Nilai yang didapatkan dengan menggunakan persamaan 6.11 adalah 82 atm yang identik dengan hasil percobaan.
Hasil ini nampaknya menunjukkan bahwa gas polar semacam karbon dioksida tidak akan berperilaku ideal pada tekanan tinggi.

Pada 1834 Émile Clapeyron menggabungkan Hukum Boyle dan Hukum Charles ke dalam pernyataan pertama hukum gas ideal. Awalnya hukum tersebut dirumuskan sebagai pVm=R(TC+267) (dengan temperatur dinyatakan dalam derajat Celsius). Namun, pekerjaan lanjutan mengungkapkan bahwa angka tersebut sebenarnya mendekati 273,2, dan skala Celsius didefinisikan dengan 0 °C = 273,15 K, memberikan:

\ pV_m = R (T_C+273,15)

 Persamaan keadaan Van der Waals
Pada 1873, J. D. van der Waals memperkenalkan persamaan keadaan pertama yang diturunkan dengan asumsi sebuah volume terbatas yang ditempati oleh molekul gas penyusun. Persamaan baru tersebut merevolusi studi mengenai persamaan keadaan, dan makin dikenalkan melalui persamaan keadaan Redlich-Kwong dan modifikasi Soave pada Redlich-Kwong.
Contoh-contoh persamaan keadaan
Pada persamaan-persamaan di bawah ini, variabel-variabel didefinisikan sebagai berikut:
P = tekanan
V = volume
n = jumlah mol zat
Vm = V/n = volume molar, volume 1 mol gas atau cairan
T = temperatur (K)

R = tetapan gas ideal (8.314472 J/(mol·K))

Thursday, March 27, 2014

menyembunyikan folder super hidden



Masih tentang menyembunyikan folder dan file yang anda anggap sangat penting dan sangat pribadi. Ada sedikit trik bagi yang suka privacy githu. Pada dasarnya sangat mudah namun bagi pemula kayak saya biasanya agak-agak serem buat kenalan sama apa yang namanya bahasa pemrograman DOS (Command Prompt). Anda tahu sendiri "Image" yang sudah terbentuk di dalam diri "DOS" yaitu latar belakangnya hitam kelam.he he..pada dasarnya bahasa pemrograman yang berlaku di lingkungan DOS tidak begitu menyeramkan dan menurut saya cukup mudah dipelajari. lho masnya kok sok tau..uppss sebentar jangan komentar dulu, bukannya sok tau tapi berdasarkan kenyataan bahwa semua perintah yang telah terintegrasi pada lingkungan DOS memiliki fasilitas help. sebagai contoh pada perintah "attrib", kalau kita ingin mengetahui fitur-fitur apa saja yang menyertai attrib, maka kita cukup menuliskan "attrib/?" kemudian tekan enter. maka akan muncul bala bantuan yang menerangkan semua tentang attrib.

Oke sekarang bagaimana caranya untuk menyembunyikan folder dengan memanfaatkan bahasa pemrograman DOS? ada yang tahu,,ooowww jangan salah pasti sudah banyak yang tahu. tapi berdasarkan pengalaman saya masih banyak juga yang belum tahu trik ini.

Yang perlu anda persiapkan adalah file atau folder yang ingin anda sembunyikan dan sebuah komputer yang memakai sistem operasi windows tentunya. Sekarang kita mulai....
pertama kita musti menghidupkan komputer terlebih dahulu..ini penting bro, kalau komputer kita mati lebih baik kita tidur..iya kagak??
kalau semuanya sudah tampak dan sudah hidup, fokuskan pandangan anda pada menu Start-Run. Pada kotak dialog Run yang muncul ketik "cmd" tanpa tanda petik.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhv69iY-rWEUORjTayr9kls_zRWWdIRRFNxXXckcLDvAKpIhg5D1IQrlH6B28kFE2YJ9S0w4tT8W5Y5z2tAAV0-3a7bU-ApCuqkhuud8mu3ZNGJyJi9zchnPCtwZY2aKKBQ5ce5XB9cMrk/s320/cmd.bmp
klik "ok" atau tekan enter. maka akan muncul jendela command prompt seperti di bawah ini

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0r_6fUDe1Z8-zCRcarTPg3waHbYoks6cp5eJCaaHC2e52lpyjC2Ph0XVA0c1Tpi2cU0SW3f4SiP4dQg0QXeCcMc2FNEdJ40_Z8BK82PRcXLQTJfoCU7Kr_n0ytHTdkHjleq8iMt_OvUM/s320/cmmd.bmp
Cari direktori dimana folder atau file yang hendak kita sembunyikan berada. misalnya folder pribadi saya bernama "nopex" terletak di drive "D" pada direktori "rahasia".
maka hal pertama yang harus anda lakukan adalah pindah drive dari drive "C" ke drive "D" dengan mengetik "D:" tanpa tanda petik kemudian tekan enter. jika langkah yang anda lakukan benar, maka akan tampak seperti dibawah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJytD84F9Ynu9fSXGZ9HrUjkqoaAjkiMW8x_bf8eAgGURheh4ML0JAAFGi5tFSprhnQPMacOrrXPQ6j7VYBaJbFvUGqrlJW_Ihgfd6dowPnmIZ7xB5LaSeB_dh9MyxyI4ZzKFEca6KjbA/s320/cmd3.bmp

Karena folder yang hendak kita sembunyikan (disini saya mengambil contoh folder nopex) berada pada folder "rahasia" maka kita harus masuk terlebih dahulu ke dalam folder "Rahasia". bagaimana caranya???lho kok nanya ciii.. bgini critanya,...he he he..just kidding bro
caranya dengan mengetik "cd" diikuti nama foldernya, untuk lebih jelasnya lihat gambar
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtH1vrUZxVNdsebDJTqJBzYaEvELs6o9ARaNFuz5p3k-CdFNG6LZtDJjeBYrHhl3bq-04REV1xS6M9QfESt6-2tTPJPCyA8w-ZzQhNp3NnTwV_rxpWHjXz_73urdT2YMVpOcvFAsTp7fo/s320/rahasia.bmp
Yupss kita sudah berada pada area yang berbahaya bro. folder "nopex" yang akan kita sembunyikan berada pada area ini. maka trik inti kita yaitu dengan memberi attribut sistem dan hidden atau bahasa gaulnya super hidden pada folder kita. lho kok atributnya harus super hidden seh?? yup pertanyaan bagus, begini ceritanya.. apabila kita memberi attribut sistem dan hidden maka folder tersebut tidak akan bisa terlihat, walaupun dengan cara yang lazim kita lakukan yaitu lewat "tools-folder options-view" kemudian beri tanda pada "Show hidden files and folders",, semua usaha itu sia-sia. folder yang sudah diberi attribut tersebut tidak akan terlihat. super hidden bro...
Otree sekarang bagaimana caranya??
kita lanjutkan..tadi kita telah sampai pada area folder "rahasia", sebagai pengingat folder "nopex" berada pada folder ini. untuk memberikan attribut pada folder "nopex" caranya cukup ketik "attrib +s +h nopex" kemudian tekan enter. lihat gambar dibawah

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi63_Y78_rZPWk7OLejvnf3Kdm6APmnBSMGmjtt9hfSJGThYd4V5cmQWvxJhTigvXJn2zXXjU0zACDXensI5oDV6PbHEjtXAG3ArKAO_qXremGoEqOYsVsXEp85yMDClKdF6WFLPZAx3C0/s320/cmd+attrib.bmp
sekarang coba cari folder "nopex" di windows explorer..apa yang terjadi??menghilang bukan??

untuk mengembalikan folder "nopex" menjadi terlihat lagi maka kita cukup mengganti simbol "+" menjadi "-".

Cara melacak virus di komputer



Berikut ini adalah cara melacak apakah komputer kita terkena virus atau tidak.

1. Buka command prompt dengan cara Start -> Run -> cmd.
Secara default, lokasi akan berada di C:\Documents and settings\nama_user, untuk itu anda harus pindah terlebih dahulu ke folder system32.

2. Ketikkan "cd c:\windows\system32" (tanpa tanda petik).
Tekan enter untuk masuk ke folder system32.

3. Ketik "setup" lalu tekan enter

4. Jika muncul tampilan gambar yang didalamnya ada peringatan "Please go to the Control Panel to install and configure system components." Berarti komputer anda sehat dari virus, tetapi jika komputer anda malah hang atau restart itu berarti ada virus yang bersemayam di komputer anda.

Lantas bagaimana jika komputer terdeteksi ada virusnya? Coba baca dulu cara membasmi virus brontok , secara garis besar caranya hampir sama seperti itu. Agar pengetahuan tentang virus lebih mendalam silahkan baca juga artikel tentang karakteristik umum virus.

Dari 2 referensi artikel di atas, secara umum langkah mudah penanganan komputer yang terkena virus adalah dengan melakukan scanning system dengan antivirus update. Tapi yang perlu diingat sebelum melakukan scanning dengan antivirus ada baiknya matikan dulu system restore-nya dan akan lebih bagus lagi jika proses scanning berjalan di atas safe mode.

Cara masuk ke safe mode->
1. Restart PC
2. Saat awal booting tekan tombol F8
3. Jika langkah nomer 3 benar, akan keluar menu pilihan untuk masuk ke safe mode.
4. Pilih menu safe mode dan tekan enter untuk mengeksekusi
5. Tunggu hingga tampilan desktop muncul