10 tips sehat berpuasa bagi penderita Maag
1.Tetap menjaga pola makan yang sehat.
2.Banyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan.
3.Hindari makanan berlemak.
4.Ketika sahur dan berbuka sebaiknya minum teh manis, dan kurma sebagai pengganti gula.
5.Sehabis berbuka lambung kosong. Jadi jangan terlalu dipaksakan makan-makanan yang keras, pedas, dan berlemak.
6.Jangan menerapkan budaya balas dendam selama berpuasa, dengan memakan
apa saja secara berlebihan. Ketika puasa, penderit penyakit maag harus
tetap makan sahur dan berbuka secara teratur.
7.Minum obat bagi yang berpenyakit kronis, dan tetap melakukan salat Taraweh.
8.Mengonsumsi air yang cukup sebelum dan sesudah sahur.
9.Tidur dengan waktu yang cukup.
10 terakhir Pada malam hari setsudah shalat tarwih, Anda bisa menyantap
makan malam yang sehat dan seimbang. Jangan makan berlebihan, dan
pastikan untuk minum beberapa gelas ai
Thursday, June 5, 2014
10 cara mudah mengatasi sakit kepala tanpa obat
10 cara mudah mengatasi sakit kepala tanpa obat
1 Banyak Minum Air Putih
Sesuai dengan kutipan diatas salahsatu penyebab seseorang menderita
sakit kepala adalah dehedrasi atau kekurangan cairan. Dehidrasi yang
dialami dapat dicegah dengan meminum air putih, minuman yang di konsumsi
ialah air putih atau air mineral sebagai asupan tubuh yang paling
utama. yang diterima oleh tubuh. Maka dari itu perlu dilaksanakan secara
rutin, Minimal 8 sampai 10 gelas perhari.
2 Mengkonsumsi Kentang
Sakit kepala juga dapat disebabkan oleh hilangnya elektrolit seperti
kalium dalam tubuh. Maka dari itu untuk mengatasinya tentu kita harus
banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung kalium yaitu kentang.
Sebaiknya kentang yang akan dikonsumsi bukan dengan cara dibakar,
melainkan direbus. Guna tidak mengurangi kalium yang ada pada kentang
tersebut.
3 Sering Makan Pisang
Buah pisang merupakan buah yang kaya akan manfaat. Selain itu kaya akan
potasium dan magnesium yang dapat membantu meringankan migrain. Dengan
khasiat yang demikian, perlu untuk mengkonsumsi buah pisang saat
mengalami sakit kepala.
4 Kompres Kepala dengan Es Batu
Es batu juga bermanfaat untuk meringankan sakit kepala dan demam dengan
cara mengkomreskan pada bagian dahi. Karena es batu bisa menyebabkan
rasa kaku atau mati rasa pada bagian tubuh yang di sentuh dengan es
batu.
5 Memakan dan Meminum yang Mengandung Mint
Cara seperti ini dapa digunakan bagi penderita sakit kepala yang awalnya
dipicu oleh penyakit maag. Mengkonsumsi makanan dan minuman yang
mengandung mint dapat menyegarkan tubuh secara menyeluruh, sehingga
mengurangi rasa sakit kepala.
6 Konsumsi Vitamin E dan Makanan Bermagnesium
Kandungan vitamin E dapat membantu menormalkan estrgen, sehingga dapat
mencegah migrain. Selain berbagai macam biji-bijian yang mengandung
magnesium seperti biji wijen, minyak zaitun, gandum dan kentang manis
juga dapat mencegah sakit kepala.
7 Mengkonsumsi Ikan
Mengkonsumsi ikan juga bisa mencegah terjadinya sakit kepala. Ikan yang
dianjurkan seperti salmon dan tuna yang banyak mengandung omega - 3 dan
lemak esensial yang dapat mencegah peradangan yang dapat menimbulkan
migrain.
8 Merengkangkan Otot dengan Streching
Streching merupakan perenggangan fungsi otot. Otot yang tegang dapat
menimbulkan potensi sakit kepala, jadi jika anda mengalami sakit kepala
cobalah untuk melakukan streching, senam ataupun yoga untuk mengobati sakit kepala dengan cepat.
9 Tidur Secara Teratur
Tidur dengan tidak teratur juga dapat menyebabkan sakit kepala, makan
dari itu sebaiknya kita tidur secara teratur 7 sampai 8 jam/hari.
10 Hindari Stress Berat dan Ringan
Tak jarang sakit kepala yang banyak menyerang sebagian orang disebabkan
dengan stress atau fikiran yang banyak. Otot dan saraf dikepala
mengalami ketegangan saat kita mengalami stress, yang bisa menimbulkan
sakit kepala. Jadi perlu kita untuk menghindari sakit kepala akibat
stress dengan melakukan rutinitas berbaur refresing, santai.
10 cara mencegah penyakit ginjal
Banyak penyakit yang menyerang organ metabolisme kita dapat menyebabkan
kematian. Dari penyakit jantung, kanker paru-paru, dan yang terparah
adalah jika terserang gagal ginjal.
Ginjal merupakan organ yang memfilter zat yang tidak berguna dalam tubuh. Jika ginjal tidak sehat maka akan sangat berbahaya bagi tubuh secara keseluruhan. Jika seseorang menderita gagal ginjal, selain tranpalasi, satu-satunya cara agar dapat bertahan hidup adalah dengan cuci darah. Namun cara ini masih kurang berhasil dalam memperpanjang usia penderita.
Sebelum terserang penyakit ginjal, sahabat klik cara sebaiknya mengubah pola hidup sehat agar kesehatan organ vital terjaga. Banyak cara agar dapat mencegah penyakit ginjal. Salah satunya dengan cara alami di bawah in
Berikut 10 cara mencegah penyakit ginjal
1. Mengontrol tekanan darah
Tekanan darah tinggi kronis merupakan salah satu penyebab paling umum terjadinya gagal ginjal akut pada laki-laki dan perempuan dewasa.
2. Suplemen bawang putih
Tanyakan pada dokter mengenai kemungkinan untuk mengambil suplemen bawang putih. Suplemen ini dapat membantu mengurangi tekanan darah dengan cepat.
Namun, pada saat yang sama, suplemen bawang putih dapat menghambat kemampuan penggumpalan darah, sehingga harus diminum di bawah pengawasan dokter.
3. Berhenti merokok
Asap rokok dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk meningkatkan risiko terjadinya gagal ginjal.
Jika Anda berhenti merokok, selain dapat mencegah terjadinya gagal ginjal, juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
4. Pemeriksaan x-ray
Bicaralah dengan dokter mengenai penyakit ginjal yang diderita sebelum melakukan berbagai jenis pemeriksaan x-ray.
Mungkin Anda perlu minum obat khusus sebelum melakukan pemeriksaan x-ray untuk mencegah x-ray merusak ginjal.
5. Berhenti minum alkohol
Menghindari atau berhenti minum alkohol dapat mengurangi ketegangan pada ginjal.
Minuman alkohol memaksa ginjal bekerja keras, sehingga menghindari alkohol dapat mencegah terjadinya gagal ginjal.
6. Minum banyak air putih
Meskipun ginjal sudah mengalami kerusakan, namun biasanya masih bisa memproses air putih. Cobalah untuk minum air putiih minimal delapan gelas setiap hari.
7. Pemeriksaan darah dan urin
Kunjungi dokter dan lakukan pemeriksaan darah dan urin secara rutin. Pemeriksaan ini akan melihat adanya masalah pada ginjal yang muncul meskipun tanda dan gejalanya belum nampak atau dirasakan.
8. Mengurangi makanan yang mengandung lemak
Lemak sendiri dianggap sebagai menyuplai penyakit kolesterol dalam tubuh dan dapat mempengaruhi ginjal karena darah yang meningkat
9. Berat Badan
Perhatikan berat badan sehingga Anda dapat terhindar dari obesitas.
10. Olah Raga Teratur
Lakukan olah raga secara rutin dan teratur. Olah raga yang teratur -tidak terlalu berat- akan lebih berdampak positif bagi tubuh dibandingkan dengan olah raga berat namun tidak teratur. Misalnya Anda bisa melakukan jalan santai setiap pagi atau bersepeda 1-2 jam setiap mingguh.
Terima kasih telah membaca 10 cara mencegah penyakit ginjal. Semoga artikel diatas dapat menjauhkan anda dari penyakit gagal ginjal.
Ginjal merupakan organ yang memfilter zat yang tidak berguna dalam tubuh. Jika ginjal tidak sehat maka akan sangat berbahaya bagi tubuh secara keseluruhan. Jika seseorang menderita gagal ginjal, selain tranpalasi, satu-satunya cara agar dapat bertahan hidup adalah dengan cuci darah. Namun cara ini masih kurang berhasil dalam memperpanjang usia penderita.
Sebelum terserang penyakit ginjal, sahabat klik cara sebaiknya mengubah pola hidup sehat agar kesehatan organ vital terjaga. Banyak cara agar dapat mencegah penyakit ginjal. Salah satunya dengan cara alami di bawah in
Berikut 10 cara mencegah penyakit ginjal
1. Mengontrol tekanan darah
Tekanan darah tinggi kronis merupakan salah satu penyebab paling umum terjadinya gagal ginjal akut pada laki-laki dan perempuan dewasa.
2. Suplemen bawang putih
Tanyakan pada dokter mengenai kemungkinan untuk mengambil suplemen bawang putih. Suplemen ini dapat membantu mengurangi tekanan darah dengan cepat.
Namun, pada saat yang sama, suplemen bawang putih dapat menghambat kemampuan penggumpalan darah, sehingga harus diminum di bawah pengawasan dokter.
3. Berhenti merokok
Asap rokok dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk meningkatkan risiko terjadinya gagal ginjal.
Jika Anda berhenti merokok, selain dapat mencegah terjadinya gagal ginjal, juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
4. Pemeriksaan x-ray
Bicaralah dengan dokter mengenai penyakit ginjal yang diderita sebelum melakukan berbagai jenis pemeriksaan x-ray.
Mungkin Anda perlu minum obat khusus sebelum melakukan pemeriksaan x-ray untuk mencegah x-ray merusak ginjal.
5. Berhenti minum alkohol
Menghindari atau berhenti minum alkohol dapat mengurangi ketegangan pada ginjal.
Minuman alkohol memaksa ginjal bekerja keras, sehingga menghindari alkohol dapat mencegah terjadinya gagal ginjal.
6. Minum banyak air putih
Meskipun ginjal sudah mengalami kerusakan, namun biasanya masih bisa memproses air putih. Cobalah untuk minum air putiih minimal delapan gelas setiap hari.
7. Pemeriksaan darah dan urin
Kunjungi dokter dan lakukan pemeriksaan darah dan urin secara rutin. Pemeriksaan ini akan melihat adanya masalah pada ginjal yang muncul meskipun tanda dan gejalanya belum nampak atau dirasakan.
8. Mengurangi makanan yang mengandung lemak
Lemak sendiri dianggap sebagai menyuplai penyakit kolesterol dalam tubuh dan dapat mempengaruhi ginjal karena darah yang meningkat
9. Berat Badan
Perhatikan berat badan sehingga Anda dapat terhindar dari obesitas.
10. Olah Raga Teratur
Lakukan olah raga secara rutin dan teratur. Olah raga yang teratur -tidak terlalu berat- akan lebih berdampak positif bagi tubuh dibandingkan dengan olah raga berat namun tidak teratur. Misalnya Anda bisa melakukan jalan santai setiap pagi atau bersepeda 1-2 jam setiap mingguh.
Terima kasih telah membaca 10 cara mencegah penyakit ginjal. Semoga artikel diatas dapat menjauhkan anda dari penyakit gagal ginjal.
faktor penyebab terserang penyakit
Penyakit hati yang merupakan adaptasi dari penyakit hepatitis dan dari gejala penyakit lainnya.
Umumnya penyakit apapun timbul dari kesalahan diri kita akan pola hidup, pola makan dan kebiasaan yang buruk dan kurang baik yang kita terapkan, tak hanya itu terkadang kebersihan diri dan lingkungan juga menjadi faktor pemicu terjadinya atau seseorang mudah terjangkit berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit dalam kategori paling ringan sampai kronis.
Banyak faktor penyebab yang menjadi pemicu utama seseorang terserang penyakit, faktor penyebab yang paling banyak, diantaranya adalah :
1. Faktor lingkungan
Faktor lingkungan yang terdiri dari kebersihan akan diri pribadi dan lingkungan sekitar tempat tinggal yang dirasa kurang nyaman, kurang bersih dan sebagainya menjadi salah satu pemicu utama seeorang dengan mudah terserang penyakit. Misalnya dari kurangnya perhatian terhadap kebersihan akan makanan, kebersihan tubuh dsb. Segala macam virus, bakteri, dan jamur mudah sekali masuk ke dalam makanan.
2. Faktor Psikologis
Faktor psikologis atau psikis seperti stress, depresi juga menjadi faktor penyebab umum yang paling banyak terjadi pada seseorang, misalnya ketika mengalami suatu masalah kemudian berakibat pada kondisi fisik yang semakin menurun memudahkan penyakit datang dan hinggap pada diri kita.
3. Kebiasaan buruk
Kebiasaan buruk juga menjadi alasan utama mengapa penyakit mudah hinggap pada tubuh sesseorang seperti merokok, minum alkohol, minuman bersoda, makanan cepat saji, makanan yang banyak mengandung pengawet, bahan pewarna makanan kimia dsb. Jelas menjadi faktor utama yang penyakit mudah datang. Akibat dari kebiasaan buruk ini memicu datangnya penyalkit, seperti diabetes mellitus, stroke, serangan jantung, obesitas, penyakit gangguan fungsi hati atau liver dsb.
Cara pencegahan dan pengobatan yang paling mudah dilakukan adalah dimulai dari diri sendiri membiasakan dan menerapkan pola makan, gaya hidup yang sehat, menerapkan kebiasaan yang sehat, menghindari atau mengurangi kebiasaan buruk dsb.
Berikut ini beberapa tips mudah yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pengobatan untuk penyakit liver, diantaranya :
1. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
Selalu membiasakan diri dari hal yang paling kecil namun memiliki fungsi dan manfaat yang baik, seperti membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu dengan menggunakan sabun khusus pembersih tangan (hand soap) agar bakteri dan kumanyang bersarang pada kulit tangan mati.
Menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal mulai dari dalam rumah membiasakan untuk menyediakan tempat pembuangan sampah kecil, menutup makanan dengan tudung saji, kebersihan dari kamar kecil (toilet) dsb.
2. Rajin mengkonsumsi air mineral minimal sehari 8-10 gelas atau setara dengan 1,5-2 liter per hari atau disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan anda.
3. Menghindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan bahan pengawet.
Lemak memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai salah satu sumber energi penting dalam tubuh, namun kebutuhan lemak dalam tubuh tetap harus terkendali dan diseimbangkan dengan kebutuhan gizi dan nutrisi lainnya. Bila tubuh banyak menyimpan dan menimbun lemak maka akan berakibat pada penurunan salah satu fungsi organ tubuh dan mudah terserang penyakit. Hindari makanan seperti makanan yang banyak menggunakan santan, makanan pedas, makanan yang menggunakan bahan pewaran kimia dan bahan pengawet makanan biasanya terdapat pada makanan dalam kemasan atau siap saji yang sudah lama pengolahannya.
Semoga Bermanfaat.......
Umumnya penyakit apapun timbul dari kesalahan diri kita akan pola hidup, pola makan dan kebiasaan yang buruk dan kurang baik yang kita terapkan, tak hanya itu terkadang kebersihan diri dan lingkungan juga menjadi faktor pemicu terjadinya atau seseorang mudah terjangkit berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit dalam kategori paling ringan sampai kronis.
Banyak faktor penyebab yang menjadi pemicu utama seseorang terserang penyakit, faktor penyebab yang paling banyak, diantaranya adalah :
1. Faktor lingkungan
Faktor lingkungan yang terdiri dari kebersihan akan diri pribadi dan lingkungan sekitar tempat tinggal yang dirasa kurang nyaman, kurang bersih dan sebagainya menjadi salah satu pemicu utama seeorang dengan mudah terserang penyakit. Misalnya dari kurangnya perhatian terhadap kebersihan akan makanan, kebersihan tubuh dsb. Segala macam virus, bakteri, dan jamur mudah sekali masuk ke dalam makanan.
2. Faktor Psikologis
Faktor psikologis atau psikis seperti stress, depresi juga menjadi faktor penyebab umum yang paling banyak terjadi pada seseorang, misalnya ketika mengalami suatu masalah kemudian berakibat pada kondisi fisik yang semakin menurun memudahkan penyakit datang dan hinggap pada diri kita.
3. Kebiasaan buruk
Kebiasaan buruk juga menjadi alasan utama mengapa penyakit mudah hinggap pada tubuh sesseorang seperti merokok, minum alkohol, minuman bersoda, makanan cepat saji, makanan yang banyak mengandung pengawet, bahan pewarna makanan kimia dsb. Jelas menjadi faktor utama yang penyakit mudah datang. Akibat dari kebiasaan buruk ini memicu datangnya penyalkit, seperti diabetes mellitus, stroke, serangan jantung, obesitas, penyakit gangguan fungsi hati atau liver dsb.
Cara pencegahan dan pengobatan yang paling mudah dilakukan adalah dimulai dari diri sendiri membiasakan dan menerapkan pola makan, gaya hidup yang sehat, menerapkan kebiasaan yang sehat, menghindari atau mengurangi kebiasaan buruk dsb.
Berikut ini beberapa tips mudah yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pengobatan untuk penyakit liver, diantaranya :
1. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan
Selalu membiasakan diri dari hal yang paling kecil namun memiliki fungsi dan manfaat yang baik, seperti membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu dengan menggunakan sabun khusus pembersih tangan (hand soap) agar bakteri dan kumanyang bersarang pada kulit tangan mati.
Menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal mulai dari dalam rumah membiasakan untuk menyediakan tempat pembuangan sampah kecil, menutup makanan dengan tudung saji, kebersihan dari kamar kecil (toilet) dsb.
2. Rajin mengkonsumsi air mineral minimal sehari 8-10 gelas atau setara dengan 1,5-2 liter per hari atau disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan kondisi kesehatan anda.
3. Menghindari makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan bahan pengawet.
Lemak memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai salah satu sumber energi penting dalam tubuh, namun kebutuhan lemak dalam tubuh tetap harus terkendali dan diseimbangkan dengan kebutuhan gizi dan nutrisi lainnya. Bila tubuh banyak menyimpan dan menimbun lemak maka akan berakibat pada penurunan salah satu fungsi organ tubuh dan mudah terserang penyakit. Hindari makanan seperti makanan yang banyak menggunakan santan, makanan pedas, makanan yang menggunakan bahan pewaran kimia dan bahan pengawet makanan biasanya terdapat pada makanan dalam kemasan atau siap saji yang sudah lama pengolahannya.
Semoga Bermanfaat.......
Subscribe to:
Posts (Atom)