Insomnia adalah suatu
kondisi dimana seseorang mengalami kurang tidur atau memiliki masalah tidur.
Umumnya, orang tersebut merasa lelah pada hari berikutnya atau merasa
seolah-olah ia tidak memiliki cukup tidur.
Insomnia dapat
mempengaruhi siapa saja terutama pria dan wanita dewasa. Sekitar sepertiga dari
populasi orang dewasa di dunia mengalami insomnia dalam hidup mereka.
Apa Penyebab Insomnia?
Insomnia dapat disebabkan
oleh banyak faktor. Beberapa penyebab utama insomnia meliputi:
·
Obat dan zat tertentu: Ini termasuk, kafein, alkohol nikotin, dan obat-obatan seperti
benzodiazepin, kokain, ekstasi, heroin, dll
·
Faktor Fisik: Insomnia dapat disebabkan oleh kondisi fisik yang mendasari,
antara lain: Penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit saraf, seperti
penyakit Alzheimer atau penyakit Parkinson, masalah hormon, seperti estrogen,
masalah otot, penyakit gastrointestinal, dan masalah genetik.
·
Faktor psikologis: Mengalami masalah kesehatan mental juga dapat mempengaruhi
pola tidur anda, seperti stres, depresi, kecemasan, dll
·
Faktor-faktor lain: Tidur di samping pasangan mendengkur, parasit, dan menghamil.
Apa efek samping dari Insomnia?
Insomnia dapat memiliki
efek fisik dan psikologis. Efek samping dari insomnia antara lain:
·
Gangguan fungsi mental
Insomnia dapat mempengaruhi konsentrasi dan memori dan dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan tugas sehari-hari.
Insomnia dapat mempengaruhi konsentrasi dan memori dan dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan tugas sehari-hari.
·
Stres dan depresi
Insomnia meningkatkan aktivitas hormon dan jalur di otak yang menyebabkan stres, dan perubahan pola tidur telah terbukti secara signifikan mempengaruhi suasana hati. Insomnia terus menerus dapat menjadi tanda kegelisahan dan depresi.
Insomnia meningkatkan aktivitas hormon dan jalur di otak yang menyebabkan stres, dan perubahan pola tidur telah terbukti secara signifikan mempengaruhi suasana hati. Insomnia terus menerus dapat menjadi tanda kegelisahan dan depresi.
·
Sakit kepala
Sakit kepala yang terjadi pada malam hari atau dini hari mungkin berhubungan dengan insomnia.
Sakit kepala yang terjadi pada malam hari atau dini hari mungkin berhubungan dengan insomnia.
·
Penyakit jantung
Sebuah studi menunjukkan bahwa orang dengan insomnia kronis mengalami tanda-tanda aktivitas jantung dan sistem saraf yang dapat menempatkan mereka pada risiko penyakit jantung.
Sebuah studi menunjukkan bahwa orang dengan insomnia kronis mengalami tanda-tanda aktivitas jantung dan sistem saraf yang dapat menempatkan mereka pada risiko penyakit jantung.
·
Kecelakaan
Penelitian telah menunjukkan bahwa insomnia memainkan peran utama dalam kecelakaan mobil. Setiap tahun, lebih dari 100.000 kecelakaan mobil di jalan raya disebabkan oleh kantuk atau insomnia.
Penelitian telah menunjukkan bahwa insomnia memainkan peran utama dalam kecelakaan mobil. Setiap tahun, lebih dari 100.000 kecelakaan mobil di jalan raya disebabkan oleh kantuk atau insomnia.
Jika Anda menderita
insomnia, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk bisa tidur.
Mempraktekkan kebiasaan tidur yang teratur, seperti tidur pada waktu yang sama
setiap malam dan tidak tidur di siang hari, dapat membantu. Menjauhkan diri
dari alkohol atau kafein sebelum tidur juga dapat membantu Anda mendapatkan
tidur yang baik.

No comments:
Post a Comment